Motor yang kurang laris penjualannya

Motor dengan penjualan yang kurang laris ( tahun 2005 keatas )


Banyaknya model sepeda motor yang dipasarkan di Indonesia membuat kita sebagai konsumen semakin teliti untuk membeli motor, banyak motor yang laris bak kacang goreng dan ada juga yang kurang laris karena berbagai alasan . Berikut daftar motor yang kurang laris di Indonesia versi Liriapro.com



- Suzuki Arashi
Suzuki Arashi diluncurkan tahun 2006 oleh PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) gan , hadir dalam varian kopling otomatis dan manual dan velg jari jari ( spoke wheel ) . Desain Suzuki Arashi ini mengambil dari desain moge Suzuki GSX-R , terlihat dari desain lampu depan di tebeng (bukan di setang)serta garis bodinya . Namun penjualannya kurang laris dikarenakan desain lampu depan di tebeng dianggap aneh oleh orang Indonesia (cmiiw) serta harga yang tidak terpaut jauh dengan saudaranya Shogun SP yang lebih laris dengan desain yang lebih familiar .  Sekitar tahun 2007 Arashi ini mendapat upgrade striping dan velg racing namun tetap tidak dapat menyelamatkan penjualannya .


- Honda Revo AT
Dikenal juga dengan nama Revo Matic atau Revo Techno AT . Bermesin 110cc, SOHC 2 Valve, pendingin udara dan PGM FI dengan basis desain dari Revo 110. Motor ini berdesain motor bebek dengan transmisi matic dengan penggerak v-belt diteruskan ke roda belakang dengan rantai roda .
Jadi sensasinya sobat naik motor bebek dengan transmisi motor matic .
Motor ini kurang laris karena tipe bebek matic ini masih terlalu aneh di Indonesia dan perawatan yang ribet (selain cek v belt harus cek rantai roda juga) . Saya sendiri sangat jarang menemui motor ini di jalanan .
- Yamaha Lexam
Yap motor bebek matic ini merupakan kompetitor beratnya Honda Revo AT , nasibnya pun sama, kurang laris dipasaran . Yamaha Lexam menggusung mesin 115cc,  SOHC 2 Valve, pendingin udara namun masih karburator .


- Honda CS1 
Disebut sebagai "spesies baru" di iklan media, ternyata motor ini tidak mendapat respon baik di pasar ,padahal motor ini memiliki spesifikasi yang menarik saat itu (tahun 2008) . Mesin 125cc gen Sonic lawas, liquid cool, kopling manual,desain 'gabungan' antara bebek dan sport serta spidometer full digital. Namun desainnya yang 'aneh' saat itu serta harga yang cukup tinggi sekitar 17 jutaan membuat Honda CS1 ini kurang diminati (motor 125cc harga 17 juta lebih baik memilih Jupiter MX atau sekalian beli Sport tulen sekalian dengan selisih harga yang tidak terpaut jauh kala itu ) .

- Suzuki Lets
Suzuki Lets hadir tahun 2013 dengan model skutik retro seperti kompetitornya Honda Scoopy dan Yamaha Mio Fino , dengan mesin 115cc ,fuel injection, pendingin udara serta bobot ringan sekitar 90kg saja adalah nilai plus dari motor ini. Namun penjualannya tidak laris bahkan bisa dibilang kurang dari harapan dikarenakan model motor ini yang cenderung aneh terutama dibagian depannya gan, serta sulitnya mendapatkan aksesoris serta spare part untuk motor ini .

- Honda CBR250 Single Cylinder
Hadir pada tahun 2011, Honda CBR250 mencoba menjegal dominasi Kawasaki Ninja 250 yang sudah wara-wiri duluan dengan mesin 2 pistonnya itu . Kuatnya image Ninja dan motor 250cc itu harus 2 piston (2 cylinder) membuat Honda CBR 250 ini kurang diminati meski dari beberapa tes performa kedua motor ini tidak terpaut jauh . Desain CBR 250 ini juga kurang sporty dibanding Ninja 250 malah gaya ridingnya cenderung mirip motor touring .


- Satria F 115 Young Star
Satria Young Star diluncurkan tahun 2015 dengan desain ayam jago seperti sang kakak Satria FU150 , namun mesin yang diusung masih 115cc  SOHC 2 Valve, air cooled, serta suspensi belakang belum monoshock. Yang membuatnya tidak laris adalah desain yang kurang sporty serta absennya kopling manual pada motor ini,tanpa disk brake belakang ditambah lagi harganya yang terlampau tinggi untuk spesifikasi tersebut.

Last ...dari produk diatas dapat disimpulkan tidak ada pabrikan yang berniat membuat suatu produk dengan kualitas / desain yang 'gagal' ... tiap produsen punya strategi masing masing dalam memasarkan produk meski terkadang produknya belum tepat mengenai pasar .

Liriapro Blog
Sumber : Liriapro
Gambar : Google


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Motor yang kurang laris penjualannya"

Post a comment