Suka Duka Menjadi Supir Truk Tronton Dan Trailer

Halo semua...
Profesi menjadi supir memang masih menjadi profesi yang banyak kita temui saat ini, baik supir pribadi maupun supir perusahaan.
Menjadi supir pun terbagi dalam beberapa model mobil mulai dari mobil penumpang biasa, bus sampai mobil truk mulai dari truk kecil (light truck) sampai truk besar (heavy duty truck) seperti truk tronton dan truk trailer.
Truk besar seperti tronton dan trailer memiliki muatan yang lebih banyak dan sangat berat, bisa berupa pasir, batu gajah/batu gunung, besi bangunan hingga alat berat yang diangkut menggunakan truk tersebut.
Menjadi supir truk besar tersebut tentu membutuhkan skill yang lebih banyak daripada mobil-mobil biasa, dan tentunya banyak suka duka menjadi supir truk besar yang banyak kita jumpai di setiap daerah. Berdasarkan pengalaman para supir truk besar tersebut berikut Liriapro merangkum dalam suka duka menjadi supir truk besar, ini dia...


Dimulai dari sukanya dulu

- Truk besar seperti tronton dan trailer tentu merupakan truk berukuran besar dan berat, tentu kendaraan kecil seperti sepeda motor dan mobil penumpang akan memberi jalan kepada truk ini. Apalagi suara klakson yang besar membuat pengguna jalan lain akan memberi ruang jalan.

- Kerjasama yang solid sesama supir truk besar, Liriapro pernah melihat saat sebuah truk tronton mengalami pecah ban, maka supir tronton lain yang kebetulan melintas akan berhenti dan memberi bantuan.

- Penghasilan yang lumayan besar, tergantung dari muatan yang dibawa. Tapi ini tergantung dari kebijakan perusahaan.


Duka menjadi supir tronton

- Tanggung jawab yang sangat besar karena muatan yang dibawa sangat banyak dan terkadang berbahaya terhadap pengguna jalan lainnya, misalnya batu.

- Pengendalian truk yang lebih sulit dibandingkan dengan mobil kecil, wajar saja karena dimensi truk ini sangat besar dan panjang, dibutuhkan skill yang benar-benar matang untuk membawa truk besar ini.

- Jarang bertemu keluarga, biasanya jarak tempuh yang dilalui supir sangat jauh dan bisa berhari-hari, belum lagi ketika ada kendala dijalan (seperti pecah ban, patah as roda) menunggu bantuan datang.

- Kenyamanan truk yang terkadang kurang mendukung seperti tidak ada AC dan panas mesin yang menyengat karena mesin truk berada dibawah kursi supir.

- Rawan komponen yang mudah rusak karena muatan yang sangat berat seperti ban yang pecah, suspensi yang patah serta rem yang blong. Oleh karena itu supir tronton/trailer tidak boleh memacu truknya dengan kecepatan tinggi.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Suka Duka Menjadi Supir Truk Tronton Dan Trailer"

Post a comment